Bawaslu Sesalkan Insiden Pamer Kaos Ganti Presiden di Debat Pilkada

133

Jakarta (15/05) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyesalkan tindakan yang dilakukan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomer urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang membawa kaos #2019GantiPresiden saat debat kandidat Cagub-Cawagub tadi malam.

Komisioner Bawaslu, Mochammad Afifuddin pun mempertanyakan sikap KPU yang dirasa kecolongan atas insiden tersebut.

Sampai ada yang bisa membawa kaos, ini kan semuanya¬† harus bisa menjaga suasana, saya kok merasa ini panitia atau KPU-nya kecolongan,” ujar Afif di Kantor Bawaslu, Selasa (15/05).

Menurut Afif, pihaknya pun akan segera memeriksa KPU sebagai penyelenggara Debat Publik untuk dimintai keterangan soal insiden tersebut.

Kalo dari ranah sisi yang mungkin itu kaitannya dgn keprofesionalan penyelenggara,¬† dalam hal ini KPU. Ranahnya masuk ke etik. Nanti kita lihat kesaksian kawan di sana untuk kemudian bersikap,” kata Afif.

Bawaslu pun kata Afif, sudah menyiapkan sanksi apabila baik dari KPU ataupun dari paslon diketahui terbukti melanggar peraturan.

Kalau ranah etik ke DKPP, kalau administrasi kita kasih surat, kalau pidana ada jalurnya sendiri,” katanya.

Untuk diketahui, dalam acara debat kedua pilgub Jawa Barat yang berlangsung tadi malam, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang diusung oleh PKS, PAN, dan Gerindra menyebutkan jika Sudrajat-Syaikhu menang maka 2019 ganti presiden.

[teks tim newsroom | foto jurnalpolitik]