Bassist Kerispatih Meninggal Dunia

51

Jakarta (10/04) Kabar duka datang dari Kerispatih. Grup musik yang berdiri pada 2013 itu kehilangan sang basis yang bernama Andika Putrasahadewa. Ia meninggal dunia pada Selasa (10/4) dalam usia 36 tahun.

Kepergiaan Andika untuk selama-lamanya diketahui dari unggahan di akun Instagram Kerispatih @kerispatih_band. Dalam Instagram Story, Kerispatih meminta doa untuk Dika.

RIP @DIKABASSMAN doain yang terbaik buat yang ditinggal dan doakan semoga diterima di sisi-Nya,” tulis akun Instagram Kerispatih.

Tak hanya lewat Instagram, kabar duka mengenai kepergian Dika untuk selama-lamanya juga disampaikan Kerispatih lewat akun Twitter. Pria kelahiran Ujung Pandang itu dianggap sebagai sosok yang hebat.

Selamat jalan sahabat, keluarga @Dikabassman.. Mohon doanya buat keluarganya, ya teman #RIPDikaKerispatih,” tulis Kerispatih.

Sahabat Dika yang juga mantan personil Kerispatih, Badai bercerita tentang penyakit diabetes yang telah lama diderita oleh Dika.

“Setahu saya, Andika memang diabetes sudah lama. Sudah sempat gemuk banget, terus kurus,” kata Badai.

Menurut pria berusia 40 tahun ini, kondisi kesehatan Dika masih stabil sepanjang tahun 2012 hingga 2013. Baru pada 2016, kondisi mulai menurun. Dika bahkan sudah tidak sanggup berdiri lama-lama ketika manggung. Setelah main sekitar tiga atau empat lagu, dia harus duduk di kursi.

Dia enggak bisa lama berdiri, selalu mengeluh sama saya karena saya di belakang dia. Dia selalu kalau blackout bilang sama saya. Saya minta kru mengambilkan kursi,” tutur Badai.

Setelah disemayamkan di kediamannya di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, jenazah Dika kemudian dimandikan lalu disalatkan di masjid Al-Iman Cipinang Elok sebelum akhirnya dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Sunan Giri, Rawamangun pada sore harinya.

[teks timnewsroom/kumparan | foto bintang.com]