Anies Revisi Surat Edaran Syarat Imunisasi Untuk Daftar Sekolah

43

Jakarta (22/05) Gubernur DKI Jakarta Anies Baewedan menjelaskan mengatakan bahwa syarat peserta didik baru jenjang TK dan SD negeri di Jakarta yang diharuskan mempunyai kartu imunisasi akan diperbaharui.

Anies menjelaskan, syarat untuk memiliki kartu imunisasi tersebut tetap diadakan. Namun, bagi yang tidak mempunyai kartu imunisasi tetap diperbolehkan mendaftar dan akan segera mendapatkan imunisasi.

Kita ingin semua anak dapat layanan pendidikan. Bagi mereka yang belum, atau yang tidak bisa menunjukkan kartu imunisasi, akan disiapkan formulir untuk diproses Dinas Kesehatan. Karena ini dua hak yang berbeda. Satu, hak untuk mendapatkan pendidikan. Yang satunya lagi, hak untuk mendapat imunisasi. Dua-duanya adalah kewajiban pemerintah, kami wajib mendidik tapi juga wajib menyiapkan mengimunisasi,” ujar Anies, di Jakarta, Selasa, (22/05).

Hal ini dilakukan, agar seluruh anak-anak di DKI mendapatkan hak-haknya, yaitu mendapatkan pendidikan dan juga mendapatkan imunisasi.

Jadi dengan begitu kita membereskan masalah imunisasi ini. Pada saat yang sama anaknya tetap bisa sekolah. Karena kalau anak tidak memiliki kartu imunisasi lalu tidak bisa mendaftar, nanti malah nggak dapat dua-duanya. Dari sisi pendidikan dia tidak dapat, dari sisi imunisasi dia tidak lagi berada di dalam radar pantauan pemerintah. Kalau mereka berada di sekolah Insya Allah bisa dituntaskan,” jelas Anies.

Pernyataan Anies tersebut untuk menjawab surat edaran Dinas Pendidikan yang tidak menyertakan kartu imunisasi sebagai syarat daftar TK dan SD. Anies mengatakan surat itu simpang siur. Oleh karena itu, surat edaran tersebut akan dicabut dan diganti yang baru.

Surat edaran ini akan dicabut dan akan dibuatkan surat edaran baru. Mengapa dicabut? Lebih pada karena pesan dari surat edaran ini memiliki makna yang bervariasi. Yang diperlukan, kita tidak ingin anak-anak yang mendaftar ke sekolah, tidak bisa mendapat pelayanan pendidikan karena ada persyaratan imunisasi yang belum lengkap.”pungkasnya.

[teks timnewsroom]