Jakarta (22/01) Ketua Umum Golkar yang baru Airlangga Hartarto mengumumkan kepengurusan Partai Golkar yang baru. Pengumuman Revitalisasi Struktur Kepengurusan diumumkan di Kantor DPP Partai Golkar yang terletak di Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat Senin (22/1).

Dalam Revitalisasi tersebut, Airlangga merampingkan struktur kepengurusan Partai yang sebelumnya berjumlah 305 pengurus menjadi 251 pengurus.

Revitalisasi ini berfokus pada kegiatan di tahun politik dan juga pemilu 2019. Jadi susunan dan strukturnya adalah murni untuk menghadapi tahun pemilu 2019 dan Tahun politik di 2018,” ucap Airlangga di hadapan para pengurus Partai Golkar.

Beberapa nama yang masuk dalam kepengurusan Partai Golkar diantaranya untuk Posisi Sekretaris Jenderal yang sebelumnya dijabat oleh Idrus Marham, kini dijabat oleh Paulus Lodewijck.

Sementara Bendahara Umum Partai Golkar dijabat oleh Robert Joppy Kardinal. Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid menjabat sebagai Ketua Bidang PP Jawa dan Kalimantan. Nama mantan Ketua PSSI, Nurdin Halid juga disebut dalam kepengurusan Partai Golkar dengan menjabat sebagai Ketua Koordinator Pratama. Selain itu, meski menjabat sebagai Menteri Sosial, Nama Idrus Marham dipilih sebagai Koordinator di Bidang Hubungan Eksekutif.

Selain itu menurut Airlangga dalam menyambut tahun Pemilu, Partai Golkar mengamanatkan 3 program utama, yakni Program Harga sembako yang terjangkau, memperbanyak lapangan pekerjaan, dan penyediaan akses perumahan yang terjangkau.

3 program itu diharapkan dilaksanakan sesudah pemilukada, dan diharapkan menjadi komitmen calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar guna memenuhi janji partai Golkar untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Airlangga.

[teks timnewsroom]

SHARE