Jakarta (06/12) Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapat pengakuan dunia atas kinerjanya.

Nama Ahok masuk di antara para pemimpin terkemuka dan intelektual dunia hasil pilihan majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat. Ahok sendiri saat ini tengah menjalani masa tahanan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.

Selain Ahok, sejumlah nama besar dunia masuk dalam daftar. Ada Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Gambia Adama Barrow, juga Dubes AS untuk PBB Nikki Haley.

Ada pula dalam daftar mantan tangan kanan Donald Trump, Steve Bannon; prajurit transgender yang membocorkan rahasia AS, Chelsea Manning; seniman Ai Wei Wei; juga Leila de Lima, senator Filipina yang menjadi pengkritik terdepan Presiden Rodrigo Duterte.

Untuk tetap berdiri di tengah fundamentalisme yang sedang bertumbuh di Indonesia,” demikian alasan Foreign Policy memilih Ahok.

Dalam narasinya, associate editor di Foreign Policy, Benjamin Soloway menyebut, saat terjun ke dunia politik di Jakarta pada 2012, Ahok tak sesuai dengan profil politikus pada umumnya.

Ia bermulut tajam, keturunan Tionghoa, dan seorang Protestan di negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia,” kata Soloway.

Sebelumnya, pada 2013, Joko Widodo alias Jokowi juga masuk ke dalam daftar The Leading Global Thinkers of 2013 versi Foreign Policy. Ketika itu, Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan Ahok menjadi wakilnya.

[teks timnewsroom/liputan6 | foto NewIndianExpress]

Baca juga:
Tarif tol kembali naik
Polisi tetapkan 5 tersangka Geng Rawa Lele 212
Mudahkan pindah antarmoda, Stasiun Tebet operasikan 3 hall baru

SHARE