7 Hal yang Mesti Anda Persiapkan Jika Terjadi Gempa

22

Gempa besar dengan skala 6 hingga 7 skala richter mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat dalam satu pekan terakhir. Pada Minggu (5/8) sore, gempa kembali terjadi dan menelan korban jiwa hingga 91 orang, ratusan luka-luka, mengakibatkan sejumlah bangunan rusak, dan ribuan warga lainnya mengungsi.

Gempa bisa terjadi kapan dan dimana saja. Lalu, apa yang mesti dipersiapkan saat terjadi gempa? Ada beberapa hal yang baiknya dipersiapkan sebelum gempa terjadi. Selain itu, ada baiknya juga mengetahui apa yang mesti dilakukan bila gempa terjadi dan masih berada di dalam ruangan, kendaraan atau lagi di jalan.

Demi meminimalisir dampak gempa, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum, saat dan setelah gempa terjadi;

Sebelum gempa

1. Perhatikan wilayah tempat tinggal, apakah rawan gempa atau tidak

Hal utama dalam memilih tempat tinggal atau bekerja adalah dengan memerhatikan apakah wilayah tersebut merupakan daerah rawan gempa. Apabila di wilayah tersebut merupakan daerah rawan gempa ada baiknya pahami karakteristik gempa yang meliputi skala gempa, frekuensi, dan tingkat kerusakan yang terjadi sebelumnya.

2. Pastikan memiliki asuransi yang melindungi diri dari risiko gempa

Untuk meminimalisir kerugian yang ditanggung, ada baiknya memastikan aset-aset seperti tempat tinggal maupun kendaraan dilindungi oleh asuransi yang mempunyai jaminan dari risiko gempa bumi. Tidak hanya itu, seseorang juga harus mempelajari bagaimana melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dan berikan informasi tentang upaya penyelamatan kepada seluruh anggota keluarga jika terjadi gempa.

3. Simpan nomor-nomor penting

Pastikan menyimpan nomor penting seperti kepolisian, ambulans, SAR hingga contact center perusahaan asuransi Anda. Akan lebih baik lagi bila punya daftar alamat kantor aparat terkait bencana seperti kantor desa, kecamatan, maupun PMI.

Saat gempa

4. Bila gempa terjadi, dan berada di dalam ruangan

Apabila gempa terjadi saat berada di dalam rumah, segera cari tempat berlindung seperti di bawah meja dengan memegang kaki meja. Jangan lupa lindungi kepala, bisa menggunakan tas, bantal atau tangan. Jauhkan diri dari benda pecah belah, lemari, dan semua benda yang bisa menimpa tubuh seperti lemari, rak buku, dan jendela kaca. DI samping itu, patut waspada terhadap langit-langit rumah yang berisiko runtuh.

5. Bila gempa terjadi, dan berada di luar bangunan

Jika berada di area terbuka, hindari bangunan tinggi, tembok, pusat listrik, maupun tiang listrik. Segeralah mencari tempat terbuka seperti lapangan. Namun, hindari jurang atau lereng yang curam karena berpotensi longsor lebih besar.

6. Bila gempa terjadi, dan berada di dalam kendaraan

Apabila berada di dalam kendaraan saat gempa terjadi, segera hentikan kendaraan dan hindari jembatan atau terowongan. Setelah itu menjauh dari mobil untuk menghindari terjadinya pergeseran atau kebakaran.

Setelah gempa

7. Segera evakuasi

Begitu gempa berhenti, keluar dari ruangan dengan hati-hati untuk menghindari puing-puing yang akan menimpa tubuh maupun keluarga. Segera evakuasi anak-anak, wanita, manula ke tempat umum atau posko. Periksa pula benda yang berisiko menimbulkan api dan jalur pipa gas jika ada kebocoran. Bila terjadi gempa susulan, ada baiknya menetap dulu di posko pengamanan. Dan apabila terjadi kerugian pada aset, segera laporkan klaim kepada pihak asuransi.

Tanny Megah Lestari, Business Development Division Head Adira Insurance, mengatakan masyarakat harus teredukasi dengan baik apa saja yang harus dipersiapkan saat gempa hingga yang harus dilakukan setelah gempa terjadi.

“Selain itu, publik juga perlu tetap berpikiran positif dan jangan panik apabila terjadi musibah gempa bumi yang menimpa diri dan keluarga,” ujarnya menambahkan seperti dikutip dari rilis yang diterima redaksi HerWorld Indonesia baru-baru ini.

Waspada akan gempa dan mempersiapkan diri menghadapinya bisa jadi salah satu cara meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber Her World Indonesia