Gawai satu ini memang dapat membantu menyelesaikan begitu banyak keperluan sehari-hari. Namun bukan berarti kehadirannya harus menjadi adiksi karena hal tersebut mungkin akan mengurangi kualitas istirahat serta memperburuk kehidupan sosial di sekitar Anda.

Awasi ciri-ciri berikut ini agar berbagai kerugiannya tak menimpa Anda!

 1. Susah berkonsentrasi

Saat mengerjakan yang lain, apakah fokus Anda kerap terpecah karena berkali-kali menengok gadget? Jika jawabannya iya, berarti fenomena ini merupakan salah satu gejalanya. Ingat, teks singkat ataupun pesan instan bisa menunggu sampai nanti.

Jika ada yang benar-benar penting atau darurat, telepon Anda pasti akan berdering.

 2. Anda tak bisa berhenti memikirkan smartphone

Tanpanya, otak Anda terus-menerus bertanya berapa kira-kira panggilan tak terjawab hari ini, bagaimana kalau media sosial Anda kehilangan pengikut lantaran Anda tak mengunggah status selama beberapa jam terakhir, dan lain sebagainya.

 3. Selalu terhubung dengan powerbank

Karena Anda pasti gusar saat diminta menunggu atau melakukan sesuatu sementara Anda kehabisan baterai gadget.

 4. Protes dari keluarga dan teman

Menurut beberapa kerabat, waktu Anda banyak terbuang di depan layar ponsel. Tak jarang dari mereka yang lambat alun merasa bahwa Anda menjauh.

Jika merasa kian akrab dengan fakta-fakta di atas, mungkin saatnya untuk menekuni hobi lain yang tidak mengharuskan Anda mengecek smartphone secara terus-menerus.

Cobalah untuk berenang, mengikuti kelas yoga, berendam air hangat, ataupun sekadar pergi ke spa sambil mendengarkan lagu kesayangan dari music player. Dan tentunya, pastikan Anda telah berhenti menatap gadget setidaknya sejam sebelum tidur.

[sumber Harpers Bazaar Indonesia]

Baca juga:
LINE Concert siap digelar dengan sederet musisi papan atas
Lukamba Nduma Luri, mengangkat keindahan kain tenun dari Sumba Timur
Jangan kembali jika interview pertama Anda seperti ini!

SHARE